English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

27 April 2010

Badilag Gelar Diskusi Perdana Bahasa Arab

 
Dirjen Badilag Wahyu Widiana diapit dua lulusan Universitas Al-Azhar Mesir, Nasich Salam LC dan Abdul Halim LC, dalam Forum Diskusi Bahasa Arab

Jakarta l badilag.net

Setelah beberapa kali sukses menggelar English Meeting Club, Badilag menyelenggarakan kegiatan serupa dengan memakai Bahasa Arab. “Forum Diskusi Bahasa Arab”, demikian nama acara tersebut, digelar perdana pada Senin (26/4/2010), di lantai 3 Gedung Badilag.

Dipandu Nasich Salam, LC, diskusi berlangsung lancar. Sebanyak 23 peserta mengikuti acara ini. Sebagian besar peserta adalah hakim. Mereka berasal dari PA di wilayah Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi. Ada juga peserta dari luar Jawa, tepatnya dari PA Lampung.

“Saya sangat mendukung acara ini. Ahlan wasahlan,” kata Dirjen Badilag, ketika memberi kata sambutan, juga dalam bahasa Arab.

Diskusi perdana ini mengambil tema “Urgensi Bahasa Arab untuk Meningkatkan Kapasitas Hakim”. Nara sumbernya adalah Abdul Halim, lulusan Universitas Al-Azhar Mesir, dan kini menjadi calon hakim di PA Jakarta Utara.

Dalam paparannya, Abdul Halim mengatakan, bahasa Arab merupakan bahasa yang sangat penting bagi umat Islam. Para hakim peradilan agama pun dituntut untuk menguasainya, karena sumber-sumber hukum Islam pada dasarnya adalah berbahasa Arab.

“Bukan hakim pengadilan agama kalau tidak memahami bahasa Arab,” kata calon hakim yang menempuh S-2 di sebuah Perguruan Tinggi di Malaysia ini.

Akan Digelar Rutin

Dirjen Badilag mengharapkan para peserta merumuskan rekomendasi untuk kelangsungan diskusi ini ke depan. “Saya tidak ingin ini diskusi pertama dan terakhir. Hendaknya dirumuskan topik dan narasumbernya untuk diskusi yang akan berlangsung,” ungkapnya.

Image 
Para peserta diskusi bahasa Arab berpose bersama usai acara

Mengenai usulan agar diskusi ini juga menghadirkan native speaker (penutur asli), Dirjen Badilag sangat menyetujuinya. Tidak hanya itu, Dirjen Badilag juga melempar gagasan agar para peserta diskusi dapat beraudiensi langsung dengan kedutaan besar negara-negara Arab di Jakarta, seperti Mesir dan Sudan.

Selaku Ketua Pelaksana, Nasich Salam menyambut baik apresiasi yang diberikan Dirjen Badilag. “Kami akan menindaklanjuti harapan Pak Dirjen. Tujuan kami adalah meningkatkan kemampuan berbahasa Arab sekaligus menjalin silaturrahmi, baik dengan sesama warga peradilan agama, maupun dengan pihak lain yang dapat memberikan kontribusi positif untuk peradilan agama,” ujar alumni Universitas Al-Azhar Mesir ini. (Badilag)

Posting Komentar

Catatan

IGNORANTIA IURIS NOCET

Ignorantia iuris nocet, Ketidaktahuan akan hukum mencelakakan. Peribahasa ini dipakai dalam dunia hukum yang menyatakan bahwa ketidaktahuan seseorang akan hukum dan peraturan, tidak dapat dijadikan alasan di pengadilan.

ACTORI INCUMBIT PROBATIO

Actori incumbit probatio adalah salah satu asas penting dalam hukum acara perdata yang berarti barangsiapa mempunyai sesuatu hak atau mengemukakan suatu peristiwa harus membuktikan adanya hak atau peristiwa itu (pasal 163 HIR)

Lingga Bunda Tanah Melayu

Kutipan

MODERNISASI SEMU

Untuk menjadi modern kebanyakan orang malah sibuk memerhatikan gaya berpakaian, cara berbicara, kebiasaan atau perilaku tertentu. Padahal bukan itu yang disebut modern. Hal-hal seperti itu adalah bagian yang sangat dangkal dari modernitas.” Indira Gandhi (1917–1984), pemimpin perempuan India.

PPH - 5.5.2

Hakim dilarang mengadili suatu perkara apabila pernah mengadili atau menjadi Penuntut, Advokat atau Panitera dalam perkara tersebut pada persidangan di Pengadilan tingkat yang lebih rendah.

IGNORANTIA IURIS NOCET

Ignorantia iuris nocet, Ketidaktahuan akan hukum mencelakakan. Peribahasa ini dipakai dalam dunia hukum yang menyatakan bahwa ketidaktahuan seseorang akan hukum dan peraturan, tidak dapat dijadikan alasan di pengadilan.

TERIMA KASIH ANDA TELAH MENGUNJUNGI SITUS PENGADILAN AGAMA DABO SINGKEP

Copyright © 2009 Pengadilan Agama Dabo Singkep all right reserved

Kembali Ke Atas